Disclaimer: Konten ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi investasi. BenihSaham bukan penasihat investasi berizin OJK. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR).
Cara Screening Saham Undervalued IDX untuk Pemula
Salah satu kesulitan terbesar pemula di pasar saham adalah memilih saham yang "murah" tapi berkualitas. Screening saham undervalued membantu Anda memfilter ratusan emiten di IDX menjadi daftar pendek yang layak dianalisis lebih dalam.
Apa itu Saham Undervalued?
Saham undervalued adalah saham yang diperdagangkan di bawah nilai intrinsifnya. Investor value melihat ini sebagai peluang: membeli aset berkualitas dengan harga diskon.
Tanda saham undervalued:
- PBV < 1,5x (harga di bawah atau mendekati nilai buku)
- PER < 15x (valuasi laba wajar)
- ROE > 15% (perusahaan menghasilkan laba baik dari modal)
- Dividen yield konsisten (opsional, tapi plus)
Tools Screening Gratis untuk IDX
| Tool | Kegunaan | Gratis? |
|---|---|---|
| IDX App | Data saham, laporan keuangan, pengumuman emitter | Ya |
| Stockbit | Screener saham dengan filter rasio + komunitas | Ya (fitur dasar) |
| RTI Business | Data harga real-time, rasio valuasi | Ya |
| idx.co.id | Laporan keuangan resmi, prospektus | Ya |
Langkah Screening: 5 Filter Dasar
1. Filter Sektor (Circle of Competence)
Mulai dengan sektor yang Anda pahami. Sektor populer untuk pemula IDX:
- Perbankan — BBCA, BBRI, BMRI (likuid, terawasi ketat OJK)
- Konsumer — UNVR, ICBP, INDF (produk familiar di rumah tangga)
- Infrastruktur / Utilitas — TLKM, EXCL (pendapatan stabil, monopoli alami)
2. Filter Likuiditas
Hindari saham tidak likuid. Minimal trading value: Rp5 miliar/hari atau masuk indeks LQ45/IDX30.
3. Filter Valuasi (PBV dan PER)
| Rasio | Threshold | Alasan |
|---|---|---|
| PBV | 0,5x – 1,5x | Diskontoh tapi tidak terlalu curiga murah |
| PER | 5x – 15x | Wajar untuk perusahaan stabil |
| ROE | > 15% | Menjamin kualitas laba |
4. Filter Kesehatan Keuangan (DER)
Debt to Equity Ratio (DER): < 1,0x untuk sektor non-finansial.
5. Cek Konsistensi Laba
- Laba bersih naik atau stabil (hindari yang merah)
- Arus kas operasional positif
- Dividen dibayarkan minimal 3 tahun berturut-turut
Contoh Hasil Screening (IDX, Mei 2026)
| Kode | Sektor | PBV | PER | ROE | DER |
|---|---|---|---|---|---|
| BBCA | Perbankan | 3,2x | 22x | 18% | 0,8x |
| BBRI | Perbankan | 1,8x | 12x | 16% | 0,9x |
| ASII | Automotive | 0,9x | 8x | 12% | 0,6x |
Dari tabel di atas, BBRI dan ASII masuk kriteria undervalued untuk tahun 2026.
Langkah Selanjutnya Setelah Screening
- Analisis kualitatif — baca laporan tahunan, pahami model bisnis
- Hitung nilai intrinsif — gunakan metode DCF atau aset bersih
- Tentukan margin of safety — baru beli jika harga 30–50% di bawah nilai intrinsif
- Kumpulkan di watchlist — tunggu harga masuk area beli
Baca Juga: